College

Tips Belajar Lulus Predikat Cumlaude

Siapa sih yang ga mau dapat predikat cumlaude saat lulus kuliah? Aku rasa sebagian besar orang menginginkannya. Aku mau sharing pengalaman belajar aku selama duduk di bangku kuliah dulu, yang alhamdulillah mengantarkan aku lulus tepat waktu dengan predikat cumlaude. Semoga bermanfaat.
1. Baca materi sebelum kelas dimulai
Mungkin terdengar agak cliché, but it works. Saat masa kuliah, tepatnya saat  masih kuliah pre-klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, sistem perkuliahan menggunakan sistem PBL (Problem Based Learning) yang membuat kami harus belajar materi kedokteran dalam beberapa blok. Mungkin mahasiswa FK, FKG, FKep sudah familiar dengan sistem blok. Jadi sebelum memasuki suatu blok baru, masing-asing mahasiswa diberi buku pengantar blok yang berisi scenario untuk kelas tutorial dan jadwal kuliah pakar dengan dosen. Nah, jadwal dan judul materi kuliah kan sudah didapat tuh, malam harinya atau sesaat sebelum kuliah dimulai, ga ada salahnya kamu membaca sekilas tentang materi yang akan diberikan oleh dosen. Supaya kamu ga ngalamin istilah “masuk telinga kanan keluar telinga kiri” saat mendengarkan penjelasan dosen. Hal ini juga bisa diterapkan buat kamu yang kuliah dengan sistem konvensional.
2. Fokus saat dosen mengajar
Kalau kamu memang niat buat dengerin kuliah hari ini, datang lebih cepat dan pilih kursi barisan paling depan. Kursi paling depan kadang terlihat menyeramkan bagi sebagian orang. Hal yang paling ditakutkan adalah saat dosen yang mengajar iseng menyodorkan mikrofon dan memberikan pertanyaan yang ga bisa dicerna otak kita. Percaya deh, duduk di kursi paling depat saat kuliah sangat membantu kita untuk tetap fokus saat perkuliahan berlangsung. Bodo amat deh kalo ga bisa jawab pertanyaan yang diajukan dosen ke kita. Toh kita juga masih belajar, ga akan ada yang nyalahin kalo kita ga tau jawabannya. Duduk di kursi paling belakang itu banyak banget godaannnya, mulai dari liat IG story selebgram, feed Instagram temen yang lagi asik liburan, hengpong jadul lambe turah yang berakhir dengan gosipin artis bareng temen sebelah. Gimana mau fokus dengerin materi kuliah coba kalau kerjaannya bacot mulu 😀
3. Pahami gaya belajar kamu
Kalau kamu tipe visual, kamu harus perhatikan dosen saat memberikan kuliah, cara dosen berbicara, gerak geriknya, slide materi, karena tipe visual menyimpan memori melalui indera penglihatan. Kalau kamu tipe auditori, ga ada salahnya untuk merekam materi yang disampaikan oleh dosen di smartphone kamu. Saat ada beberapa part yang miss saat kuliah berlangsung, kamu bisa mengulangnya di rumah. Buat kamu tipe kinestetik, saat mendengar materi kuliah kamu bisa membuat catatan kecil yang membantu kamu mengingat materi yang diajarkan. Ga jarang seseorang bisa memiliki tipe belajar campuran seperti visual-kinestet6ik atau visual-auditory. Jadi ga ada salahnya juga kamu melakukan semua tips di atas agar target menuju lulus Cumlaude semakin terang. Kamu bisa baca artikel berikut untuk mengetahui gaya belajar kamu.disini.
4. Bijak dalam mengatur waktu
Of course, jadi mahasiswa itu ga melulu tentang belajar. Bangku kuliah juga tempat kita belajar tentang organisasi, hang out bareng teman atau jalan bareng pacar. Kamu harus bijak memilih organisasi yang ingin kamu ikuti. Kalau menurut pengalaman aku, cukup fokus ke 1 atau 2 organisasi aja. Walaupun kamu cuma fokus di 1 atau 2 organisasi, aku rasa itu cukup kok buat belajar tentang teamwork dan kepemimpinan. Kamu juga harus pinter-pinter dalam mengadakan suatu project organisasi. Usahakan untuk mengadakan suatu project jauh sebelum musim ujian agar kamu bisa fokus dan memperoleh hasil yang maksimal.
5. Belajar intense 1 minggu sebelum ujian
Tanggal ujian blok/UTS/UAS pasti sudah kita ketahui jauh-jauh hari. Nah, satu minggu sebelum ujian, kamu udah bisa nyicil tuh belajar buat ujian. Kalau aku sih 1 minggu sebelum ujian udah mulai nyicil baca slide materi kuliah. Yah walaupun kenyataannya cuma sanggup baca 1 atau 2 materi kuliah aja, tapi menurut aku itu udah lumayan loh, daripada ga belajar sama sekali. Baca 1 atau 2 materi seminggu sebelum ujian membantu banget loh buat kita yang otaknya pas-pas an kayak aku tapi masih bercita-cita untuk lulus cumlaude. Kalau kamu udah bosen baca materi kuliah, kamu bisa coba dengerin rekaman materi kuliah sembari buka buku catatan yang kamu tulis. Beri highlight pada materi yang menurut kamu penting dengan menggunakan stabilo. Kadang kita menganggap belajar materi ujian jauh sebelum tanggal yang ditetapkan akan sia-sia karena pasti akan lupa lagi. Tapi kekhawatiran kamu itu ga selalu bener loh. Kamu bisa mengulang kembali materi yang sudah kamu pelajari di awal tersebut satu hari sebelum ujian, insyaAllah akan lebih paham dan lebih ingat.
Cobalah untuk membagi materi kuliah yang akan di pelajari setiap hari selama 1 minggu sebelum ujian agar kamu ga terjebak sama istilah “Sistem Kebut Semalam”. Kalau kamu masih menerapkan prinsip “SKS” saat ujian, say Good Bye deh sama impian lulus Cumlaude. Sebagai renungan aja nih buat teman-teman yang masih menganut prinsip SKS, salah satu teman aku bahkan sanggup mengulang seluruh materi kuliah selama 1 blok sebanyak 4 atau 5 kali sebelum ujian. Apa kabar kamu yang belajar semuanya dalam semalam?
Satu hari sebelum ujian, usahakan jangan belajar hingga larut malam. Semua materi yang sudah kamu pelajari akan jadi sia-sia kalau kamu datang terlambat saat ujian karena terlambat bangun. Pikiran menjadi tidak fokus selama ujian berlangsung dan waktu untuk menyelesaikan soal ujian juga berkurang.
Belajar intense 1 minggu sebelum ujian ga berlaku untuk kamu yang akan mengikuti UKMPPD (Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Dokter) yaa. Baca juga Tips Belajar UKMPPD
6. Niat dan Do’a
Begitu kamu memasuki gerbang universitas dan sah sebagai mahasiswa baru, kamu harus tanamkan dalam hati kamu bahwa suatu saat nanti kamu akan lulus dari universitas tersebut denagn predikat cumlaude. Tanamkan dalam diri kamu bahwa lulus Cumlaude akan menjadi kado terindah untuk orangtua kamu. Semua kerja keras yang mereka lakukan untuk membiayai kita selama kuliah terobati begitu kita dipanggil maju ke podium sebagai wisudawan dengan predikat cumlaude. Hal ini akan menjadi salah satu momen yang paling membahagiakan dalam hidup mereka walaupun sebenarnya kita belum bisa memberikan apa-apa untuk mereka. Namun, percayalah kamu akan melihat senyum haru dan bangga dari kedua orangtua kamu saat hari itu tiba.
            Dan yang terpenting dari semua tips di atas adalah terus berdo’a kepada Allah SWT agar ilmu yang kita pelajari semasa duduk di bangku kuliah akan berguna untuk masa depan kita kelak dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat banyak. Amin. Selain itu, sebelum ujian jangan lupa untuk meminta do’s restu dari orangtua agar ujian kita berjalan lancar.
Saat ini aku tidak bermaksud untuk mendikte atau menggurui teman-teman semua untuk belajar seperti yang aku paparkan di atas. Disini, aku hanya ingin sharing pengalaman belajar aku semasa kuliah yang Alhamdulillah mengantarkan aku lulus sarjana S.Ked dengan predikat cumlaude. (Ssssstt… walaupun IPK nya di batas pas untuk lulus cumlaude hehee). Dan kita semua juga harus ingat, lulus cumlaude tidak menjamin kita untuk mudah mendapatkan pekerjaan atau sukses dalam kehidupan. Kesuksesan juga tergantung dengan kerja keras kita.
Saya yakin banyak lulusan-lulusan cumlaude yang juga punya tips belajarnya masing-masing. Yuk share ke adik-adik yang lain. Jika ada tips belajar yang lain, boleh berikan saran di kolom komentar.
Semoga teman-teman semua dapat mengambil sisi positif dan memperoleh manfaat dari artikel ini. Terima kasih.

One Reply to “Tips Belajar Lulus Predikat Cumlaude

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *